Pelat dan Lembaran Mangan Kelas X120MN12
X120MN12 Baja Mangan, juga dikenal sebagai baja mangan keras, terkenal dengan sifat uniknya. Ini menjadi jauh lebih keras dan lebih tahan aus melalui pengerjaan dingin yang intens sambil mempertahankan daya tahan yang tinggi.
Fitur Utama
- Kekuatan dan Kekerasan
- Dalam keadaan padam, baja mangan meningkatkan kekuatan tarik dan kekerasan awal yang rendah melalui pengerjaan dingin.
- Lapisan yang dikerjakan dengan dingin menjadi sangat tahan aus tanpa mengurangi daya tahan.
- Keserbagunaan
- Bahannya bisa ditekuk, bergelang, dan ditusuk karena fleksibilitasnya yang luar biasa.
- Pemotongan pada suhu kamar dimungkinkan tetapi terbatas, membutuhkan perkakas logam keras.
Aplikasi Khas
Baja mangan sangat ideal untuk bagian yang terkena benturan keras dan tekanan benturan, termasuk:
- Gantungan di mesin peledakan
- Rahang dan sisipan penghancur
- Baut dan konektor power shovel
- Mencengkeram gigi
- Pabrik dampak dan sentrifugal
- Panggangan pelindung, kelongsong, pintu, dan pelat pengaman
Properti Pengelasan
- Metode Pengelasan
- Baja mangan dapat dilas secara elektrik atau autogenous, meskipun pengelasan listrik lebih disukai.
- Pengelasan autogen berisiko terbakarnya mangan dan karbon.
- Bahan yang Direkomendasikan
- Elektroda terlindung dengan 0.8%-1.0% karbon dan 15%-18% mangan digunakan untuk pengelasan listrik.
- Lapisan las menunjukkan ketahanan aus yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan bahan dasar.
Ringkasan
Baja mangan X120MN12 unggul dalam aplikasi yang membutuhkan ketahanan aus dan ketahanan benturan yang tinggi. Kemampuannya untuk memperkuat melalui pengerjaan dingin dan kompatibilitas dengan berbagai proses fabrikasi menjadikannya pilihan yang dapat diandalkan dalam industri tugas berat.
Lembar data bahan 1.3401
| DARI | AISI | BS | AFNOR | UNI |
|---|---|---|---|---|
| 1.3401 | A 128 | BW 10 | Z 120 M 12 | X 120 M N 12 |
Komposisi kimia
| C | M N | Dan | P | S |
|---|---|---|---|---|
| 1,10 – 1,30 | 12,00 – 13,00 | 0,30 – 0,50 | maks. 0,100 | maks. 0,04 |
Sifat mekanik pada suhu kamar
| Ukuran | Titik hasil N/mm² | Kekuatan tarik N/mm² | Hasil ulet (Lo=5) | Kontraksi % |
|---|---|---|---|---|
| <= 16 mm | >= 410 | 680 – 1180 | >= 40 | >= 40 |
| 17 mm – 40 mm | >= 390 | 830 – 1080 | >= 42 | >= 40 |
| 41 mm – 100 mm | >= 345 | 780 – 1080 | >= 45 | >= 45 |
