



Piring Berbalut
-
Piring berlapis adalah pelat baja komposit dengan lapisan permukaan yang keras.
-
Ketika kromium karbida adalah hal yang umum, toilet, NbC, VC, paduan Mo, dan karbida kompleks juga banyak digunakan.
-
Seleksi tergantung pada jenis abrasi, beban dampak, suhu, korosi, dan biaya.
-
Menggunakan bahan extend yang tepat umur peralatan, mengurangi waktu henti, dan membaik efisiensi biaya secara keseluruhan.
Pertanyaan Cepat
- Keterangan
A Piring Berbalut adalah jenis pelat baja komposit yang menggabungkan logam dasar yang kuat dengan lapisan luar yang tahan aus.
Ketika kromium karbida (Cr₇C₃ / Cr₃C₂) adalah bahan pelapis yang paling umum digunakan, dibutuhkan oleh aplikasi industri modern berbagai paduan tahan aus tergantung pada jenis abrasi, kondisi dampak, suhu, dan korosi.
Artikel ini membahas bahan alternatif yang cocok untuk diproduksi pelat berlapis tahan aus berkinerja tinggi.
1. Tungsten Karbida (toilet)
Lapisan luar tungsten karbida menyediakan kekerasan ekstrim dan sangat ideal untuk lingkungan dengan abrasi tinggi.
-
Kekerasan: 68–75 HRC (≈1500–1800 HV)
-
Mekanisme Keausan: Fraktur butiran dan pengikat tahan erosi
-
Terbaik Untuk: Penanganan bubur, pengerukan, alat pengeboran, konveyor bermuatan pasir
-
Kelebihan: Ketahanan abrasi maksimum, umur pemakaian yang panjang
-
Kontra: Rapuh karena benturan keras, biaya lebih tinggi
2. Niobium Karbida (NbC)
Niobium karbida digunakan dalam lapisan karbida yang kompleks untuk meningkatkan ketangguhan sambil mempertahankan kekerasan.
-
Kekerasan: 60–68 HRC
-
Mekanisme Keausan: Partikel karbida tahan abrasi tertanam dalam matriks baja
-
Terbaik Untuk: Ember penambangan, penghancur, konveyor sekrup semen
-
Kelebihan: Resistensi dampak yang sangat baik, tahan retak di bawah beban berat
-
Kontra: Ketahanan abrasi sedikit lebih rendah dibandingkan tungsten karbida murni
3. Vanadium Karbida (VC)
Vanadium karbida menciptakan Bagus, karbida padat yang meningkatkan ketahanan aus permukaan.
-
Kekerasan: 58–64 jam
-
Mekanisme Keausan: Ketahanan terhadap abrasi mikro, distribusi karbida halus
-
Terbaik Untuk: Sekrup semen, peralatan penanganan pasir, konveyor umum
-
Kelebihan: Keausan dan ketangguhan yang seimbang, mengurangi retakan mikro
-
Kontra: Kekerasan sedang dibandingkan dengan WC
4. Karbida Paduan Molibdenum (Cr–Mo–C atau MoC)
Menambahkan molibdenum membaik tahan panas dan mengurangi oksidasi lapisan atas.
-
Kekerasan: 55–62 HRC
-
Mekanisme Keausan: Abrasi geser pada suhu tinggi
-
Terbaik Untuk: Hopper klinker, proses industri bersuhu tinggi
-
Kelebihan: Kekerasan stabil di bawah panas, ketahanan aus yang baik
-
Kontra: Kekerasannya sedikit lebih rendah dari karbida Cr murni
5. Karbida Multi-Paduan Kompleks
Pelat berlapis tahan aus modern sering kali digabungkan Kr, Catatan, V, Mo, W karbida dalam satu overlay untuk dicapai:
-
Ketahanan abrasi dan benturan yang tinggi
-
Stabilitas termal (hingga 850 °C)
-
Ketahanan korosi di lingkungan yang keras
Contoh Komposisi: Fe–Cr–Nb–V–Mo–C
-
Kekerasan: 60–68 HRC
-
Aplikasi: Pertambangan, penanganan klinker semen, penghancur, saluran transfer, konveyor tugas berat
6. Paduan Tahan Aus Alternatif
Selain karbida, beberapa pelat berlapis digunakan:
| Bahan | Fitur | Aplikasi Khas |
|---|---|---|
| Besi Putih Kromium Tinggi (HCWI) | Sangat sulit (65–68 HRC), tahan abrasi | liner, hopper, menghancurkan piring |
| Paduan berbahan dasar nikel | Tahan korosi dan panas | Industri kimia, zona keausan suhu tinggi |
| Lapisan baja tahan karat (Rangkap / 316L) | Korosi dan ketahanan aus ringan | Laut, pipa lumpur, penanganan bahan kimia |
7. Memilih Bahan yang Tepat
Saat memilih bahan pelapis untuk pelat berlapis, mempertimbangkan:
-
Jenis keausan – abrasi geser, dampak, erosi lumpur
-
Suhu pengoperasian – servis suhu tinggi lebih menyukai paduan Mo atau Cr–Mo
-
Kondisi korosi – Lapisan luar berbahan dasar Ni atau tahan karat
-
Biaya vs kinerja – WC menawarkan masa pakai maksimum tetapi biaya lebih tinggi; paduan Cr–Nb–V yang kompleks menyeimbangkan keausan dan ketangguhan
8. Ringkasan
| Jenis Bahan | Kekerasan | Keuntungan Utama | Aplikasi |
|---|---|---|---|
| Kromium Karbida (Cr₇C₃) | 58–65 HRC | Ketahanan abrasi yang sangat baik, dampak sedang | Pertambangan, semen, batu bara, pembangkit listrik |
| Tungsten Karbida (toilet) | 68–75 HRC | Ketahanan abrasi yang ekstrim | Bubur, pengerukan, pengeboran, transportasi pasir |
| Niobium Karbida (NbC) | 60–68 HRC | Ketangguhan tinggi, tahan benturan | ember, penghancur, konveyor sekrup |
| Vanadium Karbida (VC) | 58–64 jam | Struktur karbida halus, keausan seimbang | Sekrup semen, konveyor |
| Karbida Paduan Mo | 55–62 HRC | Lapisan luar tahan panas | Hopper klinker, proses suhu tinggi |
| Multi-Paduan Kompleks | 60–68 HRC | Keausan menyeluruh, dampak, tahan panas | Layanan yang parah: pertambangan, semen, penghancur |













