



Pelat Logam Pengelasan
A pelat logam las (pelat pelapis permukaan keras) diproduksi oleh mengelas lapisan paduan tahan aus ke pelat dasar baja. Melalui pengelasan terkontrol, pembentukan karbida, dan pemrosesan yang presisi, piring tersebut memperoleh keuntungan ketahanan abrasi yang luar biasa, kekuatan dampak, dan umur panjang, menjadikannya penting untuk perlindungan keausan industri tugas berat.
Pertanyaan Cepat
- Keterangan
A pelat logam las, biasa disebut a pelat pelapis permukaan keras, adalah pelat baja komposit yang diproduksi oleh mengelas lapisan paduan tahan aus ke pelat dasar baja karbon atau paduan rendah. Proses pengelasan ini menciptakan permukaan yang sangat tahan terhadap abrasi, dampak, dan erosi, sambil mempertahankan kekuatan dan ketangguhan baja dasar.
Pelat hardfacing banyak digunakan di pertambangan, tanaman semen, pembangkit listrik, pabrik baja, dan sistem penanganan material.
Struktur Pelat Logam Las
Pelat hardfacing terdiri dari dua lapisan utama:
| Lapisan | Fungsi |
|---|---|
| Pelat Dasar | Memberikan kekuatan struktural dan kemampuan las |
| Lapisan Permukaan Keras | Memberikan keausan, abrasi, dan dampak resistensi |
Lapisan hardfacing biasanya terbuat dari kromium karbida, tungsten karbida, atau baja paduan, tergantung pada kinerja keausan yang diperlukan.
Proses Pengelasan Digunakan untuk Membuat Pelat Hardfacing
1. Persiapan Pelat Dasar
Pelat baja dasar dibersihkan untuk dilepas minyak, karat, dan skala. Permukaan yang bersih memastikan ikatan yang kuat antara logam dasar dan lapisan atasnya.
2. Pengelasan Permukaan Keras
Paduan tahan aus diendapkan ke pelat baja menggunakan metode pengelasan otomatis seperti:
-
Pengelasan Busur Terendam (GERGAJI)
-
Pengelasan Busur Inti Fluks (Fcaw)
-
Pengelasan Busur Terbuka (Burung rajawali)
Proses pengelasan ini memungkinkan kontrol yang tepat terhadap komposisi paduan dan ketebalan manik.
3. Deposisi Paduan
Selama pengelasan, logam paduan cair diendapkan di permukaan. Saat mendingin, partikel karbida keras terbentuk di dalam lapisan atas, menciptakan a lapisan permukaan yang sangat keras dan tahan aus.
Ketebalan overlay yang khas:
-
3 mm sampai 8 mm
-
Dapat diterapkan di satu atau beberapa lapisan
4. Pendinginan Terkendali
Setelah pengelasan, pelat mendingin dalam kondisi terkendali. Hal ini mencegah:
-
Retak
-
Distorsi
-
Ikatan yang lemah
Langkah ini memastikan kekuatan ikatan metalurgi yang tinggi antara overlay dan pelat dasar.
5. Pemotongan dan Penyelesaian
Piring yang sudah jadi dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan menggunakan:
-
Pemotongan plasma
-
Pemotongan laser
-
Pemotongan jet air
Tepi dan permukaan kemudian diselesaikan untuk memenuhi persyaratan pemasangan.
Mengapa Pengelasan Digunakan untuk Pelat Hardfacing
Pengelasan memungkinkan:
-
Kuat ikatan metalurgi antar lapisan
-
Tepat kontrol komposisi paduan
-
Tinggi ketahanan aus dan abrasi
-
Produksi pelat aus berukuran besar yang hemat biaya
Dibandingkan dengan baja paduan padat, disediakan pelat hardfacing yang dilas kinerja lebih baik dengan biaya lebih rendah.
Aplikasi Umum Pengelasan Pelat Logam
Pelat pelapis permukaan keras digunakan dalam:
-
Peluncuran dan hopper
-
Liner konveyor
-
Penghancur dan liner pabrik
-
Sistem penanganan batubara
-
Peralatan semen dan pertambangan
-
Sistem abu pembangkit listrik
Lingkungan ini melibatkan abrasi tinggi, dampak, dan keausan geser, dimana baja biasa akan cepat aus.











